Total Tayangan Laman

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

hambatan jenis konduktor

Pendahuluan
Selamat ya dan sukses selalu, kamu telah mempelajari tentang listrik statis dan listrik dinamis. Menarik  bukan ? Kita tidak dapat membayangkan seandainya di dunia ini listrik tidak ada. Semua akan gelap pada malam hari, semua alat rumah tangga yang bekerja dengan menggunakan listrik tidak beroperasi.
Nah, kita akan lanjutkan pembahasan dalam modul ini tentang konduktor, isolator dan semikonduktor. Materi ini akan lebih menarik lagi. Karena nanti akan ada animasi dan simulasinya disamping itu ada juga kuis dan soal-soal.
Di dalam modul ini akan dipelajari tentang :
  • Hambatan Kawat
  • Konduktor dan Isolator
  • Semikonduktor
  • Superkonduktor (pengayaan)
Masing-masing pembahasan itu adalah :
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai hambatan pada kawat penghantar adalah :
    • Panjang kawat (l)
    • Jenis (hambat jenis) kawat (ρ)
    • Luas penampang kawat(A)
  • Konduktor adalah benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik.
  • Isolator adalah benda yang tidak dapat menghantarkan listrik.
  • Semikonduktor adalah benda yang bersifat konduktor yang buruk pada suhu tinggi dan isolator yang buruk pada suhu rendah. Contoh Semikonduktor adalah Germanium (Ge), Silikon (Si) dan gallium arsenide
  • Superkonduktor adalah suatu material yang tidak memiliki hambatan di bawah suatu nilai suhu tertentu.
    Hambatan KawatTentunya kamu sudah mengetahui bahwa penghantar dalam suatu rangkaian akan mengalirkan arus listrik jika mempunyai  beda potensial. Menurutmu, apakah arus yang mengalir dalam penghantar tersebut tidak mengalami hambatan apapun?
    • Di dalam kawat penghantar arus listrik dihasilkan oleh aliran elektron.
    • Muatan positif tidak bergerak karena terikat kuat di dalam inti atom.
    • Ketika ujung-ujung kawat penghantar mendapat beda potensial, elektron akan mengalir melalui ruang di antara sela-sela muatan positif yang diam.
    • Tumbukan elektron dengan muatan positif sering terjadi sehingga menghambat aliran elektron dan mengurangi arus listrik yang dihasilkan.
    • Makin panjang kawat penghantar makin banyak tumbukan elektron yang terjadi (dialami), sehingga makin besar pula hambatan yang dialami elektron.
    • Akibatnya makin kecil arus yang mengalir.
    Kesimpulannya , nilai hambatan kawat penghantar dipengaruhi oleh:
    • Panjang kawat,
    • Luas penampang kawat, dan
    • Jenis kawat.
      Apa yang dapat kamu simpulkan setelah memperhatikan simulasi tadi?
      Kalau kamu belum begitu jelas maka dapat kita simpulkan bahwa hambatan kawat dapat dipengaruhi oleh :
      1. Panjang kawat.
        • Kawat yang panjang hambatannya besar sehingga menyebabkan kuat arus kecil dan nyala lampu redup. Jadi hambatan kawat sebanding dengan panjang kawat
      2. Jenis kawat.
        • Kawat yang jenisnya berbeda, hambatannya juga berbeda. Hal itu dikarenakan kawat yang hambatan jenisnya besar akan menyebabkan hambatan kawat penghantar juga besar. Lihat Tabel hambat jenis berikut:
      3. Luas Penampang kawat.
        • Hambatan kawat makin kecil, apabila luas penampang kawat besar. Hambatan kawat makin besar jika luas penampang makin kecil.
       
      Bagaimana hubungan antara hambatan kawat penghantar, panjang kawat, luas penampang kawat, dan jenis kawat jika dirumuskan secara matematis?
      Perumusan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut:
      R = ρ  l
              ---
              A
      Dengan:
      R = hambatan kawat satuan ohm (Ω)
      ρ = hambatan jenis kawat satuan ohm meter (Ω .m)
      l  = panjang kawat satuan meter (m)
      A = luas penampang kawat satuan meter kuadrat (m2)
     

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar